Tadi siang, waktu aku nonton infotainment (mommy-mommy yang lagi nggada kesibukan kerja), pas acara lamarannya cici paramida(artis dangdut), ada suatu nasehat yang disampaikan oleh penceramahnya, tentang syukur dan sabar. Hal ini tentu dikaitkan dengan perjalanan cici untuk bisa sampai ke jenjang lamaran saat ini tentunya.
Toh kita pun bisa mengambil hikmahnya juga tentang kedua hal ini.
Syukur
Suatu ungkapan rasa terima kasih yang mendalam atas apa yang membuat kita bisa merasa bahagia pada saat itu. Kemungkinan sebelumnya, kita telah berjalan, berlari jauh untuk mendapat atau menggapai sesuatu. atau bahkan mungkin sebelumnya kita telah melewati sesuatu, dan kita berhasil atau selamat. Begitu dalam ungkapan rasa dalam hati kita. Bisa dikatakan, kita telah bersyukur.
Sabar
Suatu sikap untuk menata hati, fikiran dan sikap untuk seimbang dan tenang dalam menyikapi suatu hal dihadapan kita. Sabar inilah yang selalu dilatih kaum muslimin setiap tahunnya dalam momen Ramadlan. dan mungkin sikap ini juga merupakan sikap yang syuuuuusah banget untuk selalu nempel pada diri kita.
Kedua sikap SYUKUR dan SABAR ini jika dikaitkan dengan perjalanan kehidupan manusia, bisa menjadi suatu petuah berharga dan abadi.
Jangan pernah merasa cukup untuk bersyukur
Belum tentu kita selalu bersyukur dan bersabar menghadap kehidupan ini
Bersyukurlah terhadap apa yang telah kita peroleh saat ini
Bersyukurlah terhadap apa yang telah kita lewati dalam kehidupan ini
Bersyukurlah dengan apa yang ada dihadapan kita saat ini
Jika ini dan itu yang ada dihadapan kita saat ini, dan yang ada digenggaman kita, berarti, inilah yang Allah berikan pada kita saat ini, dan yang Allah ridloi untuk kita saat ini
Dan bersyukurlah.........
Ternyata Allah masih sayang kita dan meridloi kita.........
Buktinya...........Kita masih bisa menghirup udara, bernafas dengan lega tanpa bantuan alat apapun
bayangkan kalau kita bernafas harus bayar per tabung......
Mampukah kita, seumur hidup bayarnya??????????
Jadi............
Kita syukuri keadaan kita saat ini
Karena hal yang terburuk dari kita adalah............
ketika (seumpama, semoga jangan sampe) kita berada dalam sakaratul maut, dan kita jauh dari Allah............naudzubillahimindzalik............
Dan, bersyukurlah, ketika kita belum dapat meraih angan, cita dan impian..........saat ini
karena kita diberikan waktu oleh Allah untuk berfikir kembali, belajar kembali dari perjalanan hidup kita untuk mengambil benang merah (hikmah) dibalik semua kejadian yang telah kita alami (menimpa kita) hingga sampai pada titik sekarang ini.
Dan ketika kita bersyukur, hal itu berarti, Kita telah meningkatkan energi positif dalam diri dan membangun motivasi diri untuk bangkit kembali dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bukan untuk pasrah menyerah. Karena sesungguhnya, kehidupan itu adalah dinamika tanpa henti dan bukan kita pemiliknya (pengendalinya). Mungkin inilah jalan yang diberikan Allah untuk kita lebih dekat dengan-Nya.
Semua hanya milik Allah dan Dia-lah pengendalinya dengan segala rahasia-Nya. Dia-lah pemilik rahasia kehidupan , sebelumnya, saat ini, dan yang akan datang........
Senantiasa berSABARlah untuk menerima dari apa yang seharusnya saat ini kita syukuri
Bersabarlah untuk tanpa henti ber-ikhtiar
Bersabarlah untuk menunggu dikabulkannya doa-doa kita
Bersabarlah untuk menjalani garis kehidupan kita
Bersabar untuk senantiasa taat pada jalan Allah, hanya pada jalan Allah
karena sesungguhnya berserah diri(islam) adalah percaya pada hari akhir
karena, semua ini akan memiliki muara dan akhir
tiada sesuatupun di dunia ini yang tanpa akhir, tanpa ujung
tiada sesuatupun di dunia ini sesuatu yang abadi
Jangan pernah takut dan menyerah pada kehidupan, dan menyerah pada kendali manusia. Karena, manusia akan menjadikan materi sebagai pengendali kita (contohnya :industrialisasi)
jadi, kesimpulannya......Syukur akan menjadikan kita bertambah sabar, senantiasa, bersyukurlah, agar kita dapat menggapai bahagia......
.jpg)
